Uh, kasar banget judul diatas. Tapi sadarkah anda bahwa status berkomunikasi sama pentingnya dengan bernafas, makan, dan minum?
Dipacu nafsu menemukan bahasa perdana manusia, Kaiser Friedrich II Von Hohenstaufen ( 1194-1250) melakukan eksperimen eksentrik. Dua bayi yang baru lahir diasingkan dari rangsangan bahasa. Tak seorangpun diperbolehkan berbicara dengan mereka. Kaiser berasumsi, didorong kebutuhan berkomunikasi, keduanya otomatis akan berbicara bahasa asli manusia dari zaman sebelum petaka menara Babel, biarpun tak ada stimulus linguistis. Walaupun kondisi fisik bugar, mereka akhirnya meninggal akibat kebisuan. Eksperimen gagal total.
Dicuplik dari harian KOMPAS edisi selasa 8 November 2011, dari artikel berjudul " Bangga Menggunakan Bahasa Sendiri" tulisan Fidelis Regi Waton. Hak cipta photo ada pada pemilik masing masing.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar