Minggu, 02 Oktober 2011

Malcolm Gladwell, Outliers : Sehatkah perumahan kluster ?

Inilah pertimbangan anda memilih rumah yang berada di kluster : keamanan lebih terjamin, lebih privat, tidak berisik, dan tidak ada iri irian antar tetangga karena strata sosial yang hampir sama. Tidak ada kewajiban untuk mengenal dan bersosialisasi dengan tetangga sebelah. 

Tapi sehatkah tinggal di rumah kluster ?
tentu saja sehat bila mempertimbangkan kualitas infrastruktur : pasokan air bersih, drainase, pengelolaan limbah, kualitas jalan, dan berbagai fasilitas umum lainnya. Bagaimana bila pertanyaannya dikembangkan menjadi : apakah lingkungan kluster tempat yang ideal untuk menjalani hidup sehat dan umur panjang ?

Pertimbangkan lagi jawaban anda. Malcolm Gladwell, dalam 'Outliers' menulis tentang sebuah kota di Pennsylvania, Amerika Serikat. Kota itu bernama Resoto, populasi 2000 orang, dengan mayoritas penduduk bergaris keturunan Italia. Pada tahun 50an datang seorang dokter bernama Stewart Wolf ke kota itu. Di Amerika, tahun 50an dikenal dengan masa epidemi serangan jantung. Mereka menjadi penyebab utama kematian pria dibawah usia enam puluh lima tahun. Di Resoto, praktis ridak ada orang dibawah usia lima puluh lima tahun yang meninggal karena serangan jantung atau menunjukan tanda tanda penyakit jantung. Penelitian diadakan.

Hasilnya ? bukan pola makan, olah raga, gan, ataupun lokasi yang menjadi resep sehat dan panjang umur orang Resoto. Saat Wolf berjalan jalan dengan Bruhn, rekannya di kota tersebut, dia  menemukan jawabannya. Mereka melihat bagaimana warga Resoto saling berkunjung antar satu dengan yang lainnya, berhenti untuk mengobroldalam bahasa Itali di jalanan atau memasak untuk tetangganya di halaman belakang rumah. Mereka melihat banyak rumah yang ditinggali tiga generasi keluarga, dan seberapa besar rasa hormat yang didapat oleh para kakek nenek. Mereka pergi menghadiri misa dan melihat efek pemersatu dan penenang dari gereja tersebut. Mereka memilih etos egaliter di dalam hidup bermasyarakat, yang mendorong  orang orang kaya untuk tidak memamerkan kekayaannya dan menolong orang orang yang kurang sukses menguburkan kegagalannya.

Penduduk Resoto telah menciptakan sebuah struktur sosial yang hebat dan protektif yang mampu melindungi mereka dari tekanan dunia modern. 

Sudah dulu ah, ingin menangis. hik...hik...hik. Menangisi Indonesiaku...........



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...